”Saya pasti bahagia kalau saya kahwin dan punya anak.”

”Saya pasti bahagia kalau punya rumah sendiri.”

”Saya pasti bahagia kalau dapat pekerjaan itu.”

”Saya pasti bahagia kalau . . . ”

PERNAHKAH Kita berfikir seperti itu? Dan, sewaktu mencapai cita-cita atau mendapat barang yang diingini, apakah kita boleh terus bahagia? Atau, apakah kebahagiaan itu kemudian memudar?

Tentu saja, kalau kita mencapai cita-cita atau mendapat sesuatu yang diingini, kita boleh bahagia. Tapi, kebahagiaan seperti itu juga boleh cepat hilang. Kebahagiaan sejati tidak hanya bergantung pada barang atau prestasi. Sebaliknya, seperti kesihatan yang baik, kebahagiaan sejati bergantung pada berbagai hal.

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ (البقرة : 152)

“Ingatlah kepada-Ku niscaya Aku mengingatmu, dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kamu sekalian kufur”.

وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ (آل عمران : 145)

“Dan lagi akan Aku balas orang-orang yang bersyukur dengan pahala yang amat besar

Apa yang membuatkan kita bahagia belum tentu membuatkan orang lain bahagia. Selain itu, kita berubah seiring umur bertambah. Namun, berbagai bukti memperlihatkan bahwa ada hal-hal yang selalu berkaitan erat dengan kebahagiaan. Misalnya, kebahagiaan sejati dikaitkan dengan memupuk rasa puas, menjauhi rasa dengki dan memupuk kasih sayang sesama kita.

Firman Allah SWT dalam Al-Quran:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ (إبراهيم: 7)

“Dan jika kamu sekalian bersyukur atas nikmat yang Aku berikan, maka niscaya akan Aku tambah nikmat-Ku untukmu. Dan jika kamu sekalian kufur atas nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku itu sangat pedih”.

Bahagia itu menjadikan kita syukur. Jika Allah berikan nikmat pada kita, ucaplah Alhamdulillah. Bila orang memuji dengan nikmat yang Allah berikan pada kita contohnya “awak ni pandai memasak”. Ucaplah haza min fadhli rabbi.

Tajuk Kuliah : Cara Bahagia Dalam Hidup
Penceramah : Ustaz Ahmad Dusuki Abd Rani

Senafas Ke Barzakh : http://www.fatehteam.com/senafas-ke-barzakh-ustaz-ahmad-dusuki-abd-rani/
Sila Klik Gambar Di Bawah :

 
%d bloggers like this: